Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Mengatasi Konflik Pernikahan Melalui Kematangan Emosi

                 Dalam perspektif sosiologi pernikahan merupakan penyatuan dua orang yang diakui secara hukum dalam suatu hubungan pribadi. Pernikahan juga merupakan salah satu ibadah yang dapat menyempurnakan separuh agama. Hal ini didukung oleh hadits Rasulullah yang berbunyi: “Apabila seseorang menikah, maka telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al-Baihaqi) (Nurhikmah et al., 2018) .  Dilansir dari halaman Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag), secara umum tujuan pernikahan menurut Islam merupakan demi memenuhi hajat manusia yaitu pria terhadap wanita ataupun sebaliknya dalam tujuan mewujudkan rumah tangga yang bahagia, selaras dengan ketentuan agama Islam. Dalam pernikahan terjalin hubungan sosial antara suami dan istri, tetapi terkadang timbul konflik karena adanya faktor-faktor tertentu (Adison & Suryadi, 2022) .  Kartono dan Gulo (1987) men...

Rezeki dan Kematian itu Allah SWT yang atur

     Alasan penulis mengambil judul ini karena penulis ingin membagi  dan men-  Share  pengalaman atau cerita penulis mengenai judul ini, sekaligus pengalaman atau cerita ini sebagai pelajaran kita bersama.       Beriman kepada takdir Allah SWT adalah rukun iman ke 6. Apa itu iman? Secara bahasa iman adalah mashdar dari lafadz aamana yang mengikuti wajan af'ala , artinya keyakinan, kepercayaan, atau kejujuran. Secara bahasa, iman berarti membenarkan ( Tashdiq ), sementara menurut istilah adalah mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalm hati dan mengamalkan dalam perbuatan. Kemudian apa itu takdir? Takdir merupakan sebuah sebutan atas pengetahuan Allah Swt yang meliputi seluruh alam. Allah Swt menulis segala peristiwa yang terjadi baik kepada alam maupun kepada manusia. Takdir Allah Swt hanya untuk menyelaraskan takdir dengan keinginan manusia, karena manusia diberkahi kelebihan akal untuk mampu membedakan antara perbuatan baik dan per...